PETA NARASI – Kabar meninggalnya aktor Gary Iskak mengejutkan banyak orang. Gary meninggal setelah mendapat perawatan intensif di rumah sakit, usai dilarikan akibat kecelakan tunggal di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Salah satu saksi mata yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), Angga Fitriana menuturkan kesaksiannya terkait peristiwa kecelakaan yang dialami Gary Iskak. Saat kejadian, Angga tengah berada di tempat kerja.
“Kejadiannya awalnya 00.30 ya. Saya posisi lagi di tempat kerja lah, lagi nongkrong-nongkrong, eh tiba-tiba ada kedengaran suara benturan,” terang Angga, dikutip dari Media Indonesia, Sabtu, 29 November 2025.
Dia menyebut sumber suara tersebut berasal kecelakaan tunggal. Namun, dia tidak mengetahui korban ialah Gary.
“Eh tapi saya tahu sama motornya, kenal lah. Terus saya share di grup, member-member (nama grup motor). Alhamdulillah sebagian orang ada yang kenal gitu loh, eh ternyata dia Bang Gary,” ungkap Angga.
Dia menyampaikan kondisi Gary saat kecelakaan terjadi. Banyak darah keluar dari bagian hidung.
“Kalau bagian kepala sih enggak terlalu parah. Jadi keluar darah paling banyak itu di bagian hidung,” sebut Angga.
Gary langsung dievakuasi ke rumah sakit. Gary dibawa menggunakan motor.
“Kondisi semalam sih korban langsung dibawa ke rumah sakit, diangkut pakai motor. Jadi kemarin itu memang banyak banget orang di sini, cuma enggak ada yang tahu siapa-siapa. Terus ada, ya istilahnya orang-orang yang di sini ya yang bawa ke rumah sakit Suyoto itu,” ujar Angga.
Angga mengungkapkan, Gary mengendarai motor tanpa mengenakan helm. Motor yang ia kendarai juga tanpa plat nomor kendaraan.
“Tim medis sudah melakukan yang terbaik, tetapi kondisi korban sangat kritis. Kami sangat menyesal menyampaikan bahwa Gary Iskak akhirnya meninggal dunia,” ujar dr. Rudi Sasmita, Kepala Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Pusat Pertamina.
Kecelakaan ini mengundang perhatian luas dari para penggemar, rekan sejawat, serta publik Indonesia. Banyak yang terkejut dengan kepergian mendadak aktor berusia 47 tahun tersebut, yang dikenal lewat berbagai peran dalam film dan sinetron. Gary Iskak, yang mulai dikenal sejak awal 2000-an, terakhir kali tampil dalam berbagai proyek film layar lebar dan serial televisi yang sukses.
Pihak kepolisian yang menangani kasus ini mengungkapkan bahwa penyelidikan sedang berlangsung untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan. Meskipun cuaca hujan dan jalan licin menjadi faktor utama yang diperkirakan menyebabkan kecelakaan, polisi juga akan memeriksa kondisi motor yang digunakan Gary untuk memastikan tidak ada faktor lain yang mempengaruhi kecelakaan tersebut.
Di sisi lain, para penggemar dan kolega sesama artis juga menyampaikan rasa belasungkawa mereka melalui media sosial. Banyak yang mengenang Gary sebagai sosok yang ramah, pekerja keras, dan penuh dedikasi dalam dunia hiburan. “Kami semua sangat kehilangan sosok Gary yang begitu baik. Semoga dia tenang di sisi-Nya,” tulis rekan sesama artis, Cinta Laura, di Instagram.
Sementara itu, keluarga Gary Iskak melalui pernyataan resmi meminta privasi untuk proses pemakaman dan menghargai segala bentuk dukungan yang diberikan oleh masyarakat. “Kami sekeluarga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah mendoakan dan memberikan dukungan. Saat ini kami hanya ingin berfokus pada perasaan duka yang mendalam,” ujar pihak keluarga melalui akun media sosial resmi.
Dengan kepergian Gary Iskak, dunia hiburan Indonesia kehilangan seorang aktor berbakat dan sosok yang selalu menginspirasi banyak orang. Kepergiannya meninggalkan kenangan indah di hati para penggemarnya dan keluarga besar dunia seni peran di Tanah Air.