PETA NARASI – Dunia hiburan Indonesia berduka setelah kabar mengejutkan datang dari aktor senior Gary Iskak, yang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan motor yang terjadi pada Rabu, 29 November 2025, sekitar pukul 14.00 WIB. Insiden tersebut terjadi di Jalan Raya Cilandak, Jakarta Selatan, ketika Gary tengah mengendarai sepeda motor dengan kecepatan sedang menuju lokasi syuting.
Menurut informasi yang diperoleh dari saksi mata di lokasi kejadian, kecelakaan tersebut terjadi ketika Gary berusaha menghindari sebuah kendaraan yang mendadak mengubah jalur di depannya. Diduga, motor yang dikendarai oleh Gary oleng dan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terjatuh ke sisi jalan, menyebabkan aktor berusia 50 tahun tersebut mengalami cedera serius pada bagian kepala dan dada.
Kecelakaan ini segera memicu respons cepat dari warga sekitar dan pengendara lain yang berada di lokasi kejadian. Mereka langsung menghubungi ambulans untuk membawa Gary ke rumah sakit terdekat. Namun, meski sempat mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Cilandak, nyawa Gary tidak dapat diselamatkan. Pihak rumah sakit mengkonfirmasi bahwa Gary Iskak tiba dalam kondisi sudah tidak bernyawa akibat cedera parah yang dideritanya.
Pihak kepolisian yang datang ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang ada. Kepala Kepolisian Sektor Cilandak, AKP Muhammad Iqbal, menyatakan bahwa berdasarkan hasil sementara, penyebab utama kecelakaan diduga akibat kondisi jalan yang licin dan kelalaian pengendara lain yang mendadak berpindah jalur. “Kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi kejadian dan memastikan tidak ada faktor lain yang mempengaruhi,” ujar AKP Iqbal.
Kepergian Gary Iskak mengejutkan banyak kalangan, terutama rekan-rekan sesama pekerja seni. Dalam pernyataannya, aktor dan sutradara Arifin Putra menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. “Gary adalah sosok yang sangat baik, penuh dedikasi dalam pekerjaan. Kami semua sangat kehilangan atas kepergiannya,” ujar Arifin. Begitu pula dengan aktris Wulan Guritno yang mengungkapkan kesedihannya melalui media sosial. “Sosok yang sangat ceria dan selalu memberikan energi positif di set. Terlalu cepat, Gary,” tulis Wulan di Instagram.
Gary Iskak dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sebagai aktor yang telah berkarier lebih dari dua dekade. Dia telah membintangi berbagai film dan sinetron, termasuk peran-peran ikonik dalam film-film seperti “Kuntilanak” (2006) dan “Sang Prawira” (2013). Selain itu, Gary juga sering tampil di sejumlah acara televisi dan dikenal dengan humor serta kehangatannya yang membuatnya disukai oleh banyak orang.
Jenazah Gary Iskak rencananya akan disemayamkan di rumah duka di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, dan akan dimakamkan pada hari Kamis, 30 November 2025, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir. Keluarga besar dan rekan-rekan artis akan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi pengendara sepeda motor yang rentan mengalami kecelakaan fatal. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa depan.
Kepergian Gary Iskak meninggalkan luka mendalam bagi dunia hiburan Indonesia, yang telah kehilangan salah satu bintang terbaiknya.